Lainnya

PKKMB UNIVERSITAS LAMPUNG 2026

PKKMB UNILA memberikan gambaran mengenai peran mahasiswa, kehidupan akademik, pengembangan diri, serta pengenalan Teknik Geodesi dan Geomatika. Pada hari pertama, mahasiswa mendapatkan materi tentang kontribusi mahasiswa terhadap Lampung. Kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya. Lampung memiliki berbagai komoditas seperti padi, jagung, singkong, nanas, dan kopi yang masih dapat dikembangkan melalui inovasi. Mahasiswa diharapkan mampu

Resume PKKMB Unila 2026
12 menit baca
PKKMB UNIVERSITAS LAMPUNG 2026

Hari 1 — Mahasiswa dan Perannya bagi Lampung

Materi 1: Kontribusi Mahasiswa untuk Kemajuan Lampung

Pemateri: Gubernur Lampung, Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.

Pembangunan suatu daerah tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan alam, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. Lampung memiliki berbagai hasil unggulan seperti padi, jagung, singkong, nanas, dan kopi. Namun, potensi tersebut masih perlu dikembangkan melalui pengolahan dan inovasi yang lebih maksimal.

Sebagai mahasiswa, kita diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan dengan meningkatkan kemampuan diri, menguasai perkembangan teknologi, serta menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Lampung.

Materi 2: Bela Negara

Pemateri: Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.S., Sos., M.Si. Han., Pangdam II/Sriwijaya

Bela negara tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan militer, tetapi juga melalui rasa cinta terhadap bangsa, semangat persatuan, dan sikap bertanggung jawab sebagai warga negara. Mahasiswa sebagai generasi penerus memiliki peran dalam mempertahankan keutuhan bangsa serta menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat perkembangan zaman.

Materi 3: Smart, Safe, and Responsible dalam Dunia Digital

Pemateri: Irjen Polisi Healthy Asgaf, S.H., S.I.K., M.H., Polda Lampung

Mahasiswa perlu memiliki kemampuan menggunakan teknologi secara cerdas dan aman. Setiap informasi yang ditemukan di internet sebaiknya tidak langsung dipercaya, tetapi diperiksa terlebih dahulu kebenarannya. Penggunaan media digital juga harus dilakukan secara bertanggung jawab agar terhindar dari hoaks maupun tindakan yang dapat melanggar aturan hukum.

Materi 4: Integritas Akademik dan Pemanfaatan AI

Pemateri: Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung

Dalam kehidupan akademik, kejujuran menjadi salah satu hal yang sangat penting. Teknologi kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, mencari informasi, dan membantu mengembangkan pemikiran. Namun, penggunaannya harus tetap mengikuti etika akademik dan tidak menggantikan usaha serta pemikiran mahasiswa sendiri.

Materi 5: Berkembang Bersama di Lingkungan Kota Kampus

Pemateri: Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, S.E., M.Si.

Kemajuan Kota Bandar Lampung membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, terbuka, dan mendukung perkembangan masyarakat maupun daerah.

Kesimpulan Hari 1:

Mahasiswa UNILA diharapkan mampu menjadi generasi yang memiliki kemampuan akademik dan keterampilan yang baik, menjunjung tinggi integritas, bijak dalam menggunakan teknologi, memiliki rasa nasionalisme, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi Lampung.

Hari 2 — Mengenal Diri dan Kehidupan sebagai Mahasiswa

1. Perubahan dari Siswa Menjadi Mahasiswa

Memasuki perguruan tinggi berarti memasuki tahap kehidupan yang memiliki tingkat tanggung jawab lebih besar. Jika ketika sekolah sebagian besar kegiatan masih diarahkan oleh guru, maka di universitas mahasiswa harus mampu mengatur jadwal, menyelesaikan tugas, dan menjaga kehadiran secara mandiri.

Kampus juga menjadi tempat untuk mengembangkan diri. Berbagai fasilitas, organisasi, perlombaan, laboratorium, dan kegiatan mahasiswa dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pengalaman. Perbedaan antara mahasiswa yang hanya menyelesaikan kuliah dengan mahasiswa yang memiliki banyak pengalaman terletak pada keberanian untuk aktif mencoba berbagai kesempatan.

2. Tiga Tantangan Utama Mahasiswa Baru

Mahasiswa harus mampu mengatur tiga aspek penting dalam kehidupan perkuliahan:

Pendidikan — menjaga nilai, memahami materi, dan menyelesaikan tugas.

Kehidupan sosial dan organisasi — memperluas pertemanan, membangun jaringan, serta berkontribusi dalam kegiatan.

Kesehatan mental — menjaga kondisi emosional agar tetap mampu menjalani perkuliahan dengan baik.

Ketiga hal tersebut tidak perlu dipertentangkan. Justru mahasiswa perlu menemukan pola hidup yang seimbang di antara semuanya.

3. Dukungan yang Tersedia di UNILA

Mahasiswa tidak harus menghadapi seluruh masalah seorang diri. Beberapa pihak yang dapat menjadi tempat memperoleh bantuan antara lain:

Pusat Konseling UNILA dan UPA BK, yang memberikan dukungan profesional.

Dosen Pembimbing Akademik, yang perlu ditemui setidaknya tiga kali setiap semester untuk berdiskusi mengenai perkembangan akademik maupun kendala perkuliahan.

Teman seperjuangan, yang dapat menjadi orang terdekat untuk saling membantu dan memperhatikan kondisi satu sama lain.

4. Organisasi Kemahasiswaan

Kegiatan organisasi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Melalui organisasi, mahasiswa dapat melatih kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan kemampuan bersosialisasi.

Pilihan organisasi di kampus cukup beragam, seperti BEM, DPM, HMJ, serta UKM yang bergerak di bidang olahraga, seni, minat dan bakat, kerohanian, maupun penalaran.

Sebaiknya organisasi dipilih berdasarkan ketertarikan dan tujuan pribadi, bukan hanya karena mengikuti teman.

5. Membangun Prestasi

Prestasi mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan IPK. Mahasiswa juga dapat mengembangkan pencapaian melalui PKM, penelitian, karya ilmiah, perlombaan, maupun program pertukaran mahasiswa.

Tahapan yang dapat dilakukan adalah mengenali bidang yang diminati, menemukan mentor, mengambil pelajaran dari kegagalan, kemudian berani memulai sejak dini.

Prestasi tingkat nasional maupun internasional juga dapat memperoleh konversi SKS sesuai ketentuan dalam Buku Rubrik Penilaian Prestasi. Selain itu, terdapat berbagai kompetisi Belmawa setiap tahunnya, seperti PIMNAS, Pilmapres, GEMASTIK, POMNAS, dan P2MW.

6. Menjaga Kondisi Mental

Mahasiswa baru dapat mengalami berbagai tekanan, seperti penyesuaian dengan lingkungan baru, tuntutan akademik, rasa takut tertinggal dari teman, serta tuntutan hidup yang lebih mandiri.

Hal tersebut dapat dihadapi dengan membangun kebiasaan merawat diri, menetapkan batasan terhadap hal-hal yang tidak sesuai kemampuan, serta mengenali tanda-tanda kelelahan atau burnout. Meminta bantuan ketika mengalami kesulitan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.

7. Beasiswa

UNILA menyediakan berbagai peluang bantuan pendidikan bagi mahasiswa. Beberapa persyaratan umum antara lain berasal dari jalur reguler D3/S1, memiliki keterbatasan ekonomi atau prestasi tertentu, tidak menerima beasiswa secara bersamaan, serta tidak sedang mendapatkan sanksi.

Jenis beasiswa yang tersedia berasal dari pemerintah, lembaga, maupun pihak swasta atau yayasan. Contohnya KIP-Kuliah, Afirmasi 3T, beasiswa daerah, BSI Scholarship, Beasiswa Bank Indonesia, BAZNAS, Kasih A&A, Salim, Karya Salemba, Djarum, dan APJS Pusri.

Informasi mengenai pendaftaran dan ketentuan beasiswa sebaiknya diperoleh melalui Bidang Kemahasiswaan UNILA karena prosesnya tidak dipungut biaya.

8. Satgas P4GN UNILA

P4GN merupakan singkatan dari Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan terbebas dari narkoba.

Layanan yang diberikan mencakup edukasi, deteksi dini, pelaporan, penanganan awal, konseling dan pemulihan, rujukan, serta evaluasi.

Jika terdapat permasalahan, mahasiswa dapat melakukan pelaporan untuk kemudian menjalani pemeriksaan awal dan memperoleh konseling, pemulihan, atau rujukan sesuai kebutuhan. Melaporkan penyalahgunaan narkoba merupakan bentuk kepedulian untuk menyelamatkan sesama.

9. Klinik UNILA

Klinik UNILA merupakan fasilitas kesehatan yang menjadi FKTP mitra BPJS dan dapat digunakan oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun masyarakat umum.

Fasilitas yang tersedia meliputi poli umum, poli gigi, poli KIA, laboratorium, farmasi, layanan kegawatdaruratan, serta ambulans. Bagi mahasiswa baru, klinik juga dapat digunakan untuk pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan buta warna, tes narkoba, dan mendukung berbagai kegiatan kampus.

Mahasiswa yang masih terdaftar pada fasilitas kesehatan di daerah asal disarankan mempertimbangkan pemindahan faskes ke Klinik UNILA secara daring agar lebih mudah mendapatkan pelayanan di lingkungan kampus.

Kesimpulan Hari 2:

Menjalani kehidupan sebagai mahasiswa membutuhkan keseimbangan antara prestasi akademik, aktivitas sosial, organisasi, dan kesehatan mental. Mahasiswa juga perlu memanfaatkan fasilitas kampus, mengejar prestasi, mengetahui peluang beasiswa, menjaga kesehatan, serta menjauhi narkoba.

Hari 3 — PKKMB Fakultas Teknik UNILA

Pada awal kegiatan PKKMB Fakultas Teknik UNILA diperkenalkan Tari Sigeh Pengunten sebagai salah satu unsur budaya Lampung. Fakultas Teknik UNILA saat ini dipimpin oleh Dekan Dr. Hi. Ahmad Herison, S.T., M.T.

Beberapa pemateri yang menyampaikan materi berkaitan dengan program studi antara lain:

Dr. Citra Dewi, M.Eng. — D3 Survei Pemetaan.

Dr. Romi Fadli, S.T. — S1 Teknik Geodesi.

1. Pembelajaran di Perguruan Tinggi dan Plagiarisme

Perkuliahan di perguruan tinggi memiliki pola belajar yang berbeda dengan sekolah. Mahasiswa perlu memahami tanggung jawab akademiknya sekaligus mengenal dunia kerja yang akan dihadapi setelah lulus.

Dalam bidang akademik, mahasiswa juga harus menghindari plagiarisme. Plagiarisme merupakan tindakan menggunakan karya atau gagasan milik orang lain tanpa memberikan pengakuan yang semestinya.

Bidang teknik memiliki peluang karier yang cukup luas sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan kemampuan akademik dan keterampilan sejak awal perkuliahan.

2. Sistem Perkuliahan, Pembimbingan Akademik, Norma, dan Etika

Sistem perkuliahan menggunakan satuan kredit semester atau SKS. Satu SKS setara dengan 45 jam kegiatan pembelajaran dalam satu semester. Program sarjana memiliki beban studi sekitar 144 SKS dengan masa pendidikan normal delapan semester.

Pada semester pertama dan kedua, mahasiswa mengambil maksimal 20 SKS, sedangkan mulai semester ketiga jumlah SKS dapat mencapai maksimal 24 SKS sesuai ketentuan akademik.

Beberapa hal yang harus diperhatikan mahasiswa meliputi:

Jadwal perkuliahan.

Rencana Pembelajaran Semester atau RPS.

Diktat, modul, buku teks, buku referensi, serta artikel ilmiah.

Tugas dan pekerjaan rumah.

Evaluasi pembelajaran seperti kuis, STS, dan UAS.

Ketentuan evaluasi akademik:

Pada semester 4, mahasiswa harus memiliki IPK minimal 2,00 dan telah menyelesaikan sekurang-kurangnya 40 SKS.

Pada semester 8, mahasiswa harus memiliki IPK minimal 2,00 dan telah memperoleh sekurang-kurangnya 80 SKS.

3. Sarana dan Prasarana

Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai fasilitas yang tersedia di Fakultas Teknik serta tata cara administrasi yang berkaitan dengan proses perkuliahan. Pemahaman mengenai prosedur tersebut penting agar mahasiswa dapat mengurus berbagai kebutuhan akademik dengan benar.

4. Hak dan Kewajiban Mahasiswa

Setiap mahasiswa memiliki hak untuk mendapatkan proses pembelajaran yang layak serta memperoleh fasilitas yang mendukung kegiatan akademik. Di sisi lain, mahasiswa juga mempunyai kewajiban untuk menaati aturan, menjaga etika, dan bertanggung jawab terhadap kegiatan perkuliahannya.

Kesimpulan Hari 3:

Sebagai mahasiswa Fakultas Teknik, diperlukan sikap mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan menjunjung etika akademik. Pemahaman mengenai sistem SKS, fasilitas, aturan, serta hak dan kewajiban menjadi bekal penting untuk menjalani perkuliahan.

Hari 4 — Teknik Geodesi dan Geomatika serta HIMAGES UNILA

1. Teknik Geodesi dan Geomatika

Geodesi merupakan bidang ilmu yang mempelajari pengukuran bumi, posisi, serta berbagai fenomena yang berkaitan dengan bumi untuk menghasilkan informasi geospasial. Survei dan pemetaan berhubungan dengan proses pengumpulan data mengenai kondisi permukaan bumi yang kemudian dapat disajikan dalam bentuk peta atau informasi spasial.

Dalam geodesi terdapat berbagai ilmu pendukung, salah satunya fisika, khususnya yang berkaitan dengan posisi dan gaya berat bumi.

Bidang Kompetensi Geodesi

Bidang Teknik Geodesi dan Geomatika memiliki delapan cakupan kompetensi utama:

Survei terestris.

Kadastral.

Fotogrametri.

Penginderaan jauh.

Hidrografi.

Sistem Informasi Geografis atau GIS.

Kewilayahan.

Kartografi.

Data spasial dapat diperoleh dari berbagai sumber, seperti citra satelit, foto udara, pengukuran langsung di lapangan, serta survei hidrografi.

Lulusan bidang ini memiliki pilihan karier yang beragam, misalnya menjadi land surveyor, analis GIS, hydrographer, tenaga ahli fotogrametri, bekerja di sektor pertambangan, pemerintahan, militer, akademik, maupun mengembangkan usaha sendiri.

Dalam kegiatan akademik, mahasiswa wajib menerapkan kejujuran, menghindari plagiarisme, tidak melakukan kecurangan saat ujian, serta tidak menggunakan jasa joki.

2. HIMAGES UNILA

HIMAGES merupakan singkatan dari Himpunan Mahasiswa Geodesi Universitas Lampung. Organisasi ini berdiri pada 28 Mei 2016 dan menjadi wadah bagi mahasiswa Geodesi UNILA untuk mengembangkan kemampuan akademik, organisasi, kepemimpinan, serta mempererat hubungan antaranggota.

Lambang HIMAGES memiliki berbagai makna. Bentuk segitiga menggambarkan triangulasi, bumi merepresentasikan bidang geodesi, warna merah menunjukkan keberanian, kompas melambangkan arah, sedangkan warna biru menggambarkan ketelitian dan unsur air.

HIMAGES memiliki tujuan membangun hubungan yang kuat antaranggota sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkembang dan menghasilkan kontribusi nyata. Fokus kegiatannya mencakup peningkatan kualitas mahasiswa, komunikasi, kerja sama, pengembangan kompetensi, pengabdian kepada masyarakat, dan memperluas jaringan.

Selain HIMAGES, terdapat pula IMGI (Ikatan Mahasiswa Geodesi Indonesia) sebagai organisasi mahasiswa Geodesi dalam lingkup nasional. Organisasi tersebut menjadi sarana komunikasi dan kolaborasi mahasiswa Geodesi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. IMGI berdiri pada tahun 1993 dan kembali aktif pada 25 September 2011 di Yogyakarta.

Kesimpulan Hari 4:

Teknik Geodesi dan Geomatika merupakan bidang yang berfokus pada pengukuran bumi serta pengelolaan informasi geospasial dengan delapan bidang keahlian. Keilmuan ini memiliki banyak pilihan karier. Sementara itu, HIMAGES UNILA menjadi wadah bagi mahasiswa Geodesi untuk meningkatkan kemampuan akademik, berorganisasi, membangun relasi, dan mengembangkan diri.

00

Subscribe newsletter

Dapat email setiap kali Resume PKKMB Unila 2026 publish post baru. Tanpa spam, unsubscribe kapan saja.

Privacy: email kamu cuma dipakai untuk kirim post baru dari blog ini. Tidak di-share, tidak di-jual.

Komentar (0)

Memuat komentar…

    Tentang Penulis

    Resume PKKMB Unila 2026

    Lihat semua artikel →

    Artikel Terkait dari SALMA HANI NAZHIFA PATTIKRATON

    Topik Serupa

    Bacaan Lain di Blog Unila

    Tulisan terkait dari penulis lain — kurasi otomatis berdasarkan kategori & tag.